Menulis Salam yang Benar; Sebuah Kata Sejuta Cinta

Menulis Salam yang Benar; Sebuah Kata Sejuta Cinta

MajalahSmarteen.com — Bagaimana cara untuk menulis salam yang benar? Sekilas ini sepele, tetapi banyak yang masih melakukan kesalahan. Sebuah syiar yang luar biasa telah mewarnai alam ini. Suara hati pelebur nurani, memalingkan keangkuhan. Dia mengingatkan makhluk kepada Zat Pemberi keselamatan. Pupuk benih cinta di hati umat. Yaitu Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Itulah penghormatan yang begitu indah. Berisi doa untuk kebahagiaan dunia dan akhirat.

Sebagian umat muslim, masih salah dalam penulisan salam tersebut, kadang ada yang disingkat Ass atau Askum, padahal Ass berarti Pantat dan Askum berarti Celakalah kamu. Jadi tulislah secara lengkap yaitu Assalamu’alaikum atau Assalamu’alaikum warahmatullah dan lebih lengkap lagi Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Perlu kita ketahui bahwasanya kalimat menjawab salam tersebut terdiri dari 3 kata, yaitu Wa, ‘alaikum, dan Assalam. Namun, masih banyak orang belum menulis salam yang benar. Dalam pembahasan ini kita coba mengombinasikan wa dan ‘alaikum menjadi satu sehingga menjadi wa’alaikum untuk mempermudah. Jika kita membaca wa’alaikum salamalif-lam-nya otomatis lenyap maka jawaban tersebut salah. Sedangkan kalau kita membaca wa’alaikumussalam, itulah jawaban yang lebih benar.

Masya Allah, ternyata masih banyak hal di sekitar kita yang belum kita pahami. Barangkali setiap hari kita mengucapkan salam. Mungkin juga menjawab salam. Tetapi ternyata kita masih melakukan kesalahan. Dari hal yang dianggap sepele tapi banyak manfaatnya. Yaitu salam, dari yang memberi dan menjawab salam.

Tahukah kamu bahwa kadang kita belum benar dalam melakukan sesuatu dan masih banyak hal yang harus kita perbaiki dalam hidup ini? Tidak peduli itu umum atau secara detail. Bahkan Allah jelas menyuruh kita ber-Islam secara kaffah (menyeluruh). “Wahai orang-orang yang beriman masuklah kamu kepada Islam secara menyeluruh. Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagi kamu.” [Q.S Al-Baqarah (2): 208]. Mari menulis salam yang benar. []

 

Oleh: Tekad Budi Rahayu, ROHIS SMK IT Smart Informatika

Sumber gambar: mengenal-islam.web.id

*Pernah dimuat dalam Majalah Smarteen Edisi April 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *