Pemburu Matahari

Pemburu Matahari

Suatu ketika kita melihat matahari tampak bulat besar sesaat sebelum dia tenggelam di ufuk barat, sangat indah. Namun, di waktu yang lain kita tidak melihatnya, hanya langit yang berangsur gelap ketika menjelang petang. Hal yang sama di waktu pagi, kadang kita melihat matahari beranjak naik di ufuk timur dengan cantiknya namun di waktu yang lain tidak kelihatan kecuali ketika sudah tinggi bersinar dengan terik. Lalu bagaimana jika kita ingin memotretnya saat dalam posisi cantik tersebut?

Dulu dalam Fotogen-x pernah kita bahas tentang Golden Hours, waktu terbaik untuk memotret pemandangan alam. Kali ini kita akan bahas bagaimana bisa mendapatkan foto matahari terbit maupun terbenam dalam wujud paling cantik. Ada beberapa tips yang bisa kamu coba.

Pertama, lihat bagaimana sore harinya. Jika sore hari langit bersih tanpa awan atau mendung dan matahari tenggelam dalam tampilan yang indah, maka biasanya esok pagi matahari akan terbit dengan indah juga.

Kedua, bagaiamana intensitas cahaya siang itu. Jika kamu merasakan bahwa siang hari matahari bersinar dengan menyilaukan dan langit bersih tanpa awan, biasanya sore nanti kamua akan mendapati sunset yang memukau.

Ketiga, gunakan prediksi cuaca pada smartphone. Dalam menu smartphone biasanya ditampilkan bagaimana kondisi cuaca hari itu dan pada pukul berapa matahari akan terbit atau terbenam. Manfaatkan fasilitas tersebut untuk memotret sunrise atau sunset. Jam yang tercantum (kapan sunrise atau sunset) biasanya tepat asal sudah disinkronkan dengan lokasi di mana kamu berada.

Sudah siap jadi Pemburu Matahari? jangan lupa share ke Smarteen jika kamu dapet jepretan yang keren ya.[taufik]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *