Jelajah Landasan Paralayang

Jelajah Landasan Paralayang

Apa kabarmu  Sobat? Ngomongin tentang impian nih, kamu punya kebiasaan untuk merenung di akhir tahun untuk evaluasi dan merencanakan target-target selanjutnya nggak? Kalo iya, pas banget nih. Rekomendasi Jali-jali kali ini berkaitan dengan tempat nan eksotis namun nggak banyak dikunjungi wisatawan. Cocok banget nih buat merenungi nasib, eh, merenungkan kehidupan. Penasaran? Yuk berkemas lalu cuss kita berangkat 🙂

Tidak jauh dari kota Solo ada dua lokasi yang berada di ketinggian dengan view yang ajiiib. Kita mau menuju Landasan Paralayang di Karanganyar dan Wonogiri.

Landasan Kemuning                                  

Pertama kita ke Karanganyar dulu Sobat. Landasan ini tepatnya berada di daerah Ngargoyoso, di tengah-tengah perkebunan teh Kemuning. Kawasan dataran tinggi dengan udara yang sejuk dingin ini ternyata punya landasan terbang untuk olahraga Paralayang lho. Oke, di sini kita tidak membahas bagaimana caranya terbang dengan parasut layaknya atlet paralayang profesional, tapi tempat ini punya pemandangan yang luar biasa cakep dengan akses menuju lokasi yang cukup menantang.

Kenapa menantang? Karena di sini kamu tidak hanya disuguhi pemandangan yang menarik tapi untuk mendapatkannya harus menaklukkan medan terjal yang berat. Jalan berbatu dan tanah di sela-sela perkebunan teh adalah rute satu-satunya untuk menuju lokasi. Lebih nyaman naik motor trail sih, tapi bebek maupun matic masih bisa juga kok – dengan perjuangan yang lebih berat pastinya. Dari jalan utama di kebun teh Kemuning, cari papan bertuliskan Padepokan Segoro Gunung, karena melalui jalur berbatu menuju padepokan inilah jalur yang bisa kita tempuh. Selanjutnya disambung dengan offroad ria naik ke atas sampai ketemu lapangan kecil di tengah-tengah tanaman teh.

Setibanya di lokasi, tidak ada warung ataupun fasilitas layaknya tempat piknik. Tapi pemandangan lepas perkebunan teh lebih leluasa dilihat dari spot ini. Lebih istimewa lagi kalau kamu

ke sini pagi-pagi sekali bawa air panas lalu menyeduh kopi sambil menikmati suasana. Di sini kami bisa fokus merenung dan menuliskan impian-impianmu setahun ke depan. Satu lagi, untuk masuk ke sini gratis. Asik kan?

Landasan Wonogiri

Okey, lepas dari Karanganyar kita ke Wonogiri. Kabupaten ini juga memiliki landasan terbang untuk Paralayang maupun Gantole yang lebih keren lagi. Kenapa? Dari segi akses lebih mudah, dari segi tempat juga lebih tertata, dari segi view? Hmmm..kamu bisa menikmati lalu lintas jalan raya, jembatan dan kendaraan yang melintas seperti miniatur dari atas sini.

Ada yang lebih menarik ternyata di sini. Kamu bakal disuguhi pemandangan lepas Waduk Gajah Mungkur nan luas, keramba milik nelayan yan berjajar, landasan mendarat berupa lapangan kecil yang berada di tengah komplek wisata waduk juga kelihatan dari sini. Puas-puasin berfoto dan menikmati sensasi di ketinggian.

Jalur menuju lokasi cukup mudah, sejalur dengan akses menuju Waduk Gajah Mungkur. Sebelum jembatan besar di kanan jalan ada gapura bertuliskan GANTOLLE. Jika bertemu gapura ini artinya lokasi sudah dekat. Masuk saja ke jalur tersebut lalu ikuti jalan menanjak sampai ke puncak. Tanjakan di jalur ini sedikit agak eksrim, maka pastikan tenaga motor atau mobil yang hendak digunakan menuju lokasi diperhitungkan dengan matang, gunakan gigi rendah.

Di lokasi ini ada bangunan bertingkat di mana sisi atas terdapat semacam Helly Pad yang biasanya dipakai para penerbang gantole maupun paralayang persiapan berlatih.

Di bawah bangunan terdapat warung dan ada tukang parkir yang berjaga. Di sana kamu bisa mendapatkan informasi kapan jadwal latihan para penerbang, jadi jika kamu ingin berkunjung lagi dan menyaksikan para penerbang meluncur dari landasan ini sesuaikan jadwalnya ya J.

Oke Guys, tertarik menikmati pemandangan dari dua landasan di atas?[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *