Tiga Keindahan Kedung Kayang

Tiga Keindahan Kedung Kayang

Jalanan berkelok indah ditemani udara segar khas lereng pegunungan memanjakan siapa saja yang melewati jalur ini. Sekalipun matahari bersinar terik namun udara tetap dingin segar. Kali ini Smarteen mau ngajak jalan-jalan ke salah satu obyek wisata di daerah Magelang.

Rute dari Solo menuju Magelang melewati Boyolali, Cepogo, Selo dan lurus saja menuju arah Ketep Pass. Sebelum tiba di Ketep, kita akan menemukan papan penunjuk arah yang bertuliskan Air Terjun Kedung Kayang. Tempat ini menarik untuk sekadar refreshing atau menguji fisik dan nyali. Kenapa demikian?

Tiga Keindahan

Di lokasi ini ada 3 spot yang menarik untuk dijelajahi semuanya. Spot pertama, paling sederhana. Di area ini kamu tinggal parkir motor atau mobil, membayar tiket masuk dan berjalan sebentar sudah kelihatan air terjun di seberang jurang. Udara yang segar, pemandangan yang indah, juga banyak warung makan yang akan memanjakan perut kita yang lapar. Kenyang mengisi perut kamu bisa berfoto di tepi pagar pembatas dengan view yang istimewa. Ingat, demi keamanan jangan terlalu mendekat ke bibir jurang sekalipun ada pagarnya ya.

Spot kedua, medium. Kamu mungkin akan penasaran, air terjun mencurahkan debit air yang begitu banyaknya sumber airnya dari mana? Nah untuk menjawab rasa penasaranmu, dari spot pertama kamu bisa berjalan memutar untuk menuju aliran sungai di atas air terjun. Aliran sungai inilah yang kemudian meluncur ke bawah menjadi air terjun. Biarpun air terjun mencurahkan air yang sangat banyak, aliran sungai di atasnya sepertinya kecil, bahkan kamu bisa sejenak bermain air di tepi sungainya. Tapi ingat, jangan sampai terlalu dekat dengan air terjun. Duduk di tepi sungai dengan pemandangan yang luar biasa sudah cukup membuat pikiranmu yang suntuk menjadi segar kembali.

Spot ketiga, ekstrim. Mengunjungi air terjun tidak lengkap rasanya jika tidak bermain air dan terkena guyuran langsung air terjun tersebut. Di sini, untuk mendapatkan sensasi ini kamu harus mau berjuang dulu. Kalau tiba-tiba mendapatkan view cakep rasanya kurang menantang. Kamu harus mengambil jalan setapak dari cor semen, kemudian berganti jalan tanah turun ke badan sungai. Di sungai ini biasanya aliran airnya kecil, sehingga untuk menuju ke air terjun kita harus berjalan di sela-sela bebatuan yang besar. Sesekali kita akan diberi dua pilihan, melompat dari batu satu ke batu yang lain atau menceburkan kaki ke aliran sungai. Pastikan kamu membawa cukup air minum, karena biarpun tempat di sini sejuk tapi perjuangan melintasi bebatuan akan membuat ngos-ngosan dan haus.

Sebaiknya jangan terlalu memaksakan diri, jika lelah beristirahatlah. Duduk atau tiduran di bebatuan yang besar sambil mendengarkan gemericik air mengalir merupakan sensasi yang luar biasa. Lanjutkan perjalananmu hingga ke air terjun. Bermain-main di sini boleh, tapi ingat simpan sebagian energi untuk kembali menyusuri sungai dan jalan menanjak untuk kembali ke arah parkiran ya Sobat.

Apa yang harus dan jangan dilakukan?

Lokasi  ini menawan sekaligus ekstrim. Ketika kita masuk sudah ada papan peringatan jika turun hujan, jangan mendekat ke air terjun atau mendekat ke aliran sungai, berbahaya. Jika kita sudah berjalan susur sungai dan tiba-tiba debit air naik maka kita akan kerepotan untuk kembali ke lokasi yang nyaman. Jadi ingat, rambu-rambu ini harus kita taati demi keselamatan diri sendiri.

Perjalanan di lokasi ini bisa dikatakan cukup berat, sehingga sebaiknya gunakan sepatu yang nyaman di kaki atau sandal gunung. Jangan memakai sepatu hak tinggi karena itu akan sangat menyakitkan jika kita berjalan susur sungai. Gunakan juga pakaian yang longgar dan nyaman, pakaian ketat akan menyulitkan gerak kita dan sangat tidak nyaman untuk dipakai di sini.

Selepas berpetualang, kita bisa mampir makan lagi jika masih lapar. Semangkuk mie panas lengkap dengan sayuran, telur, dan irisan cabai akan sangat nikmat disantap selepas susur sungai. Tertarik untuk mencoba?[Taufik]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *